Senin, 05 Mei 2014

Mantan Terindah Dalam Cinta Monyet

Hai para blogger sejati yang masih setia nyimak segala ungkapan kisah di dalam sebuah kata-kata dalam media sosial hehehe
Udah lama banget gak berbagi kisah disini kali ini karena suasana hati lagi galau, gua mau berbagi cerita pribadi gua mengenai cinta monyet sekaligus mantan terindah yang pernah gua jumpai.

Ceritanya dulu gua pernah ngerasain rasanya jatuh cinta, suka, kagum, sayang dan ungkapan lainnya sama seseorang kakak kelas di salah satu SMP swasta di Lampung, kebetulan si kakak ini adalah seorang anak SMA yang masih satu yayasan swasta dengan SMP gua. Sebut saja namanya kare.

Singkat cerita awal pertemuan gua dengan kare adalah melalui dunia maya atau media sosial friendster yang saat itu lagi ngehits banget dengan yang namanya friendster, hahaha.
Bermula dari sapaan di friendster sampe yang akhirnya gua dan kare sadar kalo kami masih di satu sekolah atau yayasan yang sama :"
Dari perkenalan dan sapaan yang singkat kemudian berlanjut dari pendekatan melalui bantuan stralker-stalker yang kenal dengan gua berserta kare.

Cerita nya gini, waktu hari itu gua berangkat sekolah pagi sampai di depan kelas temen gua (stalker) ngajak gua untuk ngobrol dengan topik pembicaraan misinya untuk ngedeketin gua dengan kare, sebut saja diri nya one.
one " Se sini geh, duduk dulu gua mau ngomong "
gua " Selow ya baru juga nyampe "
one " Lo kenal kare? Ciyee "
gua " Iya kenal, lo tau dari mana ? kenapa ciyee ? "
one " Gua liat lo di friendster ngobrol akrab gitu sama dia, lo suka gak sama kare? "
gua " Gak tau deh sejauh ini masih biasa, kok lo kenal kare ? "
one " Dia sepupu pacar gua se, gua sama pacar gua dari dulu pengen banget nyariin dia pacar karna dia gak pernah pacaran terus gua liat lo lagi deket sama dia sekarang "
gua " Gak deket kok biasa aja cuma ngobrol gitu doang "
one " Itu awal bagus se untuk cowok kayak kare, dia susah buat suka sama orang gua mau deketin lo sama dia, kalo lo mau gua bantuin "

Dari percakapan terakhir gua cuma senyum dan gak komentar apa-apa yang akhirnya disusul dengan mulainya pelajaran .
Kalo gak salah 2 hari setelah percakapan itu chatingan dengan kare dalam friendster pun masih tetap berlanjut.


Senin, 23 Desember 2013

Harapan di Dalam Penantian

Kali ini cerita tentang di dalam sebuah organisasi yang membawakan perkenalan bersama orang-orang terhebat, salah satunya perkenalan bersama kamu.
Sosok kamu yang selalu ceria, tersenyum ramah dan mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap orang-orang sekitar, membuat titik ledakan kekaguman serta ketertarikan di dalam hidup orang-orang terdekat, salah satunya aku.
Aku yang dengan cara diam-diam mengagumi sosok seorang kamu, hanya bisa berharap dalam hati. Berharap kelak allah semakin mendekatkan hati dan jiwa kita, berharap allah melancarkan jalan aku dan kamu untuk menjadi kita. Tapi lagi-lagi itu masih dalam harapan atau mimpi dan berharap menjadi kenyataan ketika mata ini terbuka dari keadaan tidur yang indah.

Tidak hanya aku yang merasakan dan berharap demikian, itu sebab nya membuat jalanku mengagumi sosok kamu terasa begitu sulit dan amat sulit. Didalam barisan orang-orang yang mengagumi sosok kamu, aku merasa tak ada apa-apanya, merasa diri ini paling tidak pantas untuk mengagumi sosok kamu yang begitu indah bahkan sangat indah.
Ketika perjumpaan dan senyuman yang kamu berikan membuat aku tetap bangkit dan berdiri tegak untuk tetap mengagumi sosok kamu dan tetap berharap untuk menjadi kita walaupun dalam penantian panjang yang belum diketahui kapan waktu pemberhentian dalam penantian itu tiba, pemberhentian yang indah tentunya.

Lagi dan lagi dalam keadaan tidak pantas untuk mengagumi sosok indah kamu, aku seakan-akan membohongi perasaan ku saat kedekatan kita yang dapat diukur dengan jengkalan tangan saja.
Hari demi hari berulang begitu saja, bukan karena sebuah kata gengsi yang ada didalam diri untuk membuka dan mengungkapkan rasa kekaguman itu, hanya saja aku munafik dengan alasan untuk menjaga sebingkai perasaan yang sama seperti yang aku miliki dan rasa itu dimiliki juga oleh dua orang teman aku untuk sosok terindah yaitu kamu juga.
Rasanya sakit tapi itu tetap tertahan untuk kamu. Maaf aku sudah lancang untuk mengagumi bahkan mencintai sosok kamu secara diam-diam. Rasa ini begitu saja mengalir dengan sangat cepat sampai aku tidak tahu lagi bagaimana cara mengontrol rasa ini.

Masih dalam pengharapan yang sangat besar, jujur aku bahagia sangat bahagia ketika kamu memilih untuk meminjam almamater milik aku.
Ingin rasa nya saat itu juga aku bertanya, kenapa harus milik aku?
Tapi pertanyaan itu tetap tertahan.
Aku disini hanya bisa melihat menit demi menit aktivitas sosok kamu dalam layar kaca bbm dan membaca berulang-ulang kali pesan-pesan yang dikirim untuk aku yang bagi kamu tidak penting untuk seorang yang tidak pantas seperti aku :"
Lirih untuk dipikirkan lebih lanjut didalam kepala ini.

Ini bukan hanya sekedar pengharapan atau keinginan bersama kamu tapi ini sebuah kebutuhan hati yang memlih kamu untuk menempati ruang kosong dihati ini. Ini bukan sekedar ambisi memiliki sosok kamu tapi ini sebuah keikhlasan dalam rasa dihati, keikhlasan untuk menerima segala kenyataan yang akan terjadi ketika mata ini terbuka dan tak sesuai dengan pengharapan.

Izinkan aku untuk mengagumi dan mencintai sosok kamu lebih lama lagi, izinkan aku untuk melukis indahnya dunia dan meraih mimpi-mimpi bersama sosok indah yaitu kamu.
Hati dan rasa tak bisa dipaksakan, tapi keadaan bisa

Sabtu, 26 Oktober 2013

Sisi Lain Dunia Kampus

Halo Dunia Kampus ...........
Halo juga untuk sapaan Mahasiswa ........

Dulu waktu duduk di bangku SMA rasanya udah jenuh banget dengan seragam sekolah, aturan-aturan yang dikit-dikit berhadapan dengan guru BP/BK yang udah seperti pak polisi mau nangkap maling aja, dengan semua situasi sekolah waktu itu kalo liat mahasiswa itu kayak nya pengen banget cepet-cepet lulus dan masuk kuliah jadi mahasiswa dan ngebuang semua tentang seragam, aturan dan berangkat pagi-pagi.

Dari sebuah kejenuhan itu akhirnya membuahkan hasil, memacu semuanya untuk lulus dan merasakan gimana enaknya jadi seorang mahasiswa.
Semuanya bahu membahu berusaha dan berdoa agar mencapai kata-kata untuk "lulus", yang hanya bisa dicapai dalam sebuah ujian nasional dan ujian sekolah, kalo dipikir-pikir gak logis banget sekolah selama 3tahun dan hanya dinilai dalam 3 hari saja.
Tapi yasudahlah namanya juga hidup, dan harus kita ikuti jalan nya.

Dengan semangat serta dukungan semuanya tercapailah sebuah kata yang mengandung makna besar yaitu lulus untuk kami semua.
Ucap syukur, suara teriakan , coret-coretan baju, foto-foto, nangis haru karena bakalan ngerasain jadi seorang mahasiswa atau nangis karena bakalan pisah sama pacar di SMA alias mau LDR kata anak muda, dan kelakuan unik lainnya yang kalo diinget sekarang bikin senyum-senyum sendiri.

Setingkat setelah lulus dari SMA yaitu menjadi seorang mahasiswa di universitas yang diingin, tak ada lagi kata seragam, tak ada lagi kata aturan,  dan tak ada lagi kata guru yang karna di dalam kuliah sudah berubah menjadi dosen setelah menjadi mahasiwa, dan semua kenangan yang terlukis di SMA.
Perjuangan memasuki kuliah benar-benar butuh ekstra kerja keras, karna berpuluh-puluh ribu orang berlomba untuk masuk sebuah universitas negeri pilihan walaupun sebenenarnya banyak universitas swasta yang sudah menunggu.
Di dalam bayangan masih selalu terlukis indahnya jadi seorang mahasiswa mau negri atau swasta, masuk siang, bisa titip absen sama temen tanpa capek-capek pergi ke kampus, tanpa aturan dilarang membawa hp, pakai kaos kaki putih, ngerasain panasnya upacara, tanpa seragam dan yang paling penting katanya mahasiswa adalah penyalur aspirasi masyarakat makanya image mahasiswa selalu bagus di dalam masyarakat.

Ternyata setelah memasuki gerbang perkuliahan bisa dibilang setelah resmi menjadi mahasiswa kesan indah dalam bayangan sewaktu duduk dibangku SMA pelan-pelan mulai memudar.
Kerja keras untuk memasuki peguruan tinggi ternyata masih berlanjut, dari bullyan para senior atau bisa dibilang juga kakak tingkat, sampai ke teman-teman yang menurut gua egois berfikir untuk diri sendiri (individu) mungkin moto dalam hidup mereka "selamatkan diri masing-masing dan tak perlu lihat kesulitan orang lain"


Senin, 21 Oktober 2013

Papa You Are My Hero Everything

Sedikit flashback tentang puisi yang waktu itu gua tulis sendiri buat alm. papa,
isi puisinyaa...


Papa.....
Banyak hal yang telah kau ajarkan kepada kami
Papa mengajarkan kami tentang arti keikhlasan, kesabaran dan ketabahan
Sabar serta ikhlas menghadapi segala cobaan
dan tabah dalam menghadapi kenyataan
Kenyataan bahwa kini tak ada lagi sosok seorang papa disamping kami


Papa menyimpan banyak kenangan bagi kami
Papa yang rela berkorban segalanya untuk kami
Papa yang selalu jahil lewat kelakuan-kelakuan lucunya
dan Papa yang selalu kuat untuk melawan segala penyakit yang menyiksa tubuhnya
Kini.. semua itu tinggal kenangan untuk kami


Papa...
Kepergian mu menuntut kami untuk lebih mandiri
Berdiri sendiri tanpa arahan dari sosok seorang papa lagi
Menjaga mama tanpa papa lagi


Papa...
Andaikan waktu bisa terulang kembali
Satu jam saja ...
Kami ingin memeluk dan mencium papa
Agar bisa membuat papa tersenyum bahagia untuk yang terakhir kalinya


Papa...
Andaikan kami dapat memohon
Kami ingin memohon untuk menjaga dan merawat papa lebih lama lagi


Papa....
Sedikit sekali rasanya waktu kami untuk merawatmu
Dan menghabiskan waktu bersamamu
Merasakan kasih sayang darimu
Serta melihat senyum indah yang keluar dari wajahmu


Papa....
Kini engkau telah tiada
Namun kasih sayangmu tak akan pernah terlupakan
Dan kau takkan pernah tergantikan


Selamat jalan papa tersayang
Kami semua mencintaimu
Semoga kelak allah mempertemukan kita kembali di surga Nya

amiin


Masih inget banget dulu waktu terpuruknya gua kehilangan papa, puisi ini gua tulis dengan penuh air mata.
Gak munafik sedih nya kehilangan orang yang bener-bener berarti di hidup kita butuh waktu yang lama untuk bangkit apalagi kehilangan seorang papa.
Waktu puisi ini selesai gua tulis, ceritanya gua langsung nunjukin ke mama, dan hasilnya mama nangis baca nya dan ngerekomendasiin untuk masukin hasil puisi gua di dalam yasin papa yang mau di bagi tepat dimana 40hari kepergian papa, mungkin bukan karna puisi gua bagus tapi mungkin mama terharu aja dan sedikit nyentuh hati nya.


Sampai sekarang kalau mau di bilang bangkit, sejujurnya gua belum bisa bangkit setelah kehilangan sosok seorang papa, tapi setidaknya sampai sekarang gua mencoba berdiri dan sekarang demi mama agar mama bisa lebih kuat melihat kami semua anak-anaknya kuat.
Memang semua berbeda dari sebelumnya , sebelum anggota keluarga kami berkurang satu yaitu papa.


Tapi dengan situasi dan kondisi apapun, hidup masih harus berlanjut dengan ketabahan dan kekuatan menerima semuanya kami mencoba berdiri bangkit membuat kembali semangat seperti sebelumnya, sebelum duka itu ada.
Semuanya memang butuh proses, tapi proses juga dilakukan untuk kemajuan bukan malah menjadi kemunduran atau keterpurukan dengan kesedihan lagi.

Termakasih papa untuk semua ilmu yang sudah kau ajarkan kepada kami terutama tentang apa itu keikhlasan dalam mengikhlaskan sebuah perpisahan dan kehilangan.
Kesuksesan kami kelak kami persembahkan untuk papa dan mama tercinta.
Kami janji itu :')


Temen Makan Temen #cinta

Ternyata bener kata pepatah ,
" Berhati-hatilah 1kali kepada musuhmu, dan berhati-hatilah 1000kali kepada orang  yang ada di dekatmu "
Sedikit kasar sih , tapi itu lah yang gue alamin saat ini .
 mmmm.. jadi gini ceritanya .....


Dulu waktu SMA lagi masa labilnya, gue punya pacar  yang satu sekolah dengan gue dan gue punya  temen satu  ekskul atau organisasi. Hubungan antara gua dan temen ini boleh dibilang  lumayan deket,
Kenapa bisa dikatain deket, yaa jelas aja dibilang deket orang setiap hari ada latihan dalam ekskul yang gua dan temen ikutin dan waktu gue masih pacaran sama mantan gue itu , gue selalu curhat nya ke dia (si bunga).
Contohnya aja ,  '' Bunga gue berantem nih sama fulan ''
*nama samaran loh, sebut saja si cewek bunga dan cowok fulan* lanjut cerita...
Dengan care nya si  bunga jawab gini, " Kok bisa? Gara-gara  apa ? "
Sambil muka sedih gue jawab lagi, " Gara-gara gue ngambek sih, dan kayaknya dia mau mutusin gue "
Sedikit contoh percakapan antara gue dan bunga , hahaha.


Kejadian yang masih gue inget sampe sekarang,
Waktu ada acara perlombaan salah satu bidang olahraga antar kelas , saat itu kelas pacar gue dapat giliran main .
Dengan berlagak setianya sebagai pacar yang baik waktu itu, gue bela-belain nungguin dia ikut lomba membela kelas kesayangan nya itu.
Gue yang ikut nimbrung diantara supporter  yang gak lain adalah anak-anak kelasnya dan salah satunya si bunga gue itu yang status nya temen sekelas pacar gue si fulan, bunga duduk disamping gue dan menyapa gue dengan amat sangat ramah tamah .
" Blue nonton juga ya " *blue nama samaran gue*
" Hahahaha iya, tumben bunga belum pulang? " sapa gue lagi
" Males dirumah gak ada orang, nonton kelas maen aja "
Pembicaraan terhenti .. 5 menit kemudian bunga membuka pembicaraan lagi
'' Hari ini Indonesia maen, menang gak yaa? ''
Indonesia adalah salah satu SMA yang pelatih nya sama-sama dengan pelatih ekskul atau organisasi sekolah gue. *lagi dan lagi nama sekolah nya gua samarin.
Dan salah satu anak dari anak SMA Indonesia itu (dengan ekskul yang sama) adalah pacar si bunga sebut saja dia gemilang, hahaha
'' Oh lagi maen ya mereka, kok gak nonton gemilang, bunga ? "
" Nah itu dia, gemilang marah sama gue "
Dengan nada datar yang lagi asyik melihat aksi sang pacar bermain saat itu, menjawab '' Kenapa? ''
'' Gak tau dia marah sama gue, gue sms gak dibales, telepon juga gak diangkat “
" Mungkin lagi sibuk karena mau tanding ini " masih dengan wajah yang datar
" Coba geh lo sms , kak gemilang gimana menang gak ? gue mau liat dibales apa gak '' Dengan nada sedikit memohon
" Nih hp gue , lo aja yang sms "  kata gue sambil ngasih hp
singkat cerita, ternyata hasilnya sms gue dibales, dan bunga pun makin sedih karena cuma sms dia yang gak digubris.
 Lomba pun selesai, kelas fulan memenangkan pertandingan hari itu walaupun sedikit ada kekacauan karena para pemain mulai terbawa emosi.
" Blue gue gak ada yang jemput, gue nebeng lo sih " Minta si bunga
" Emang rumah lo dimana? "
" Di barabere, nebeng yaa ? "
" Yaudah , tapi gue nunggu fulan ganti baju dulu "
 
finally, sang pacar gue (dulu) pun muncul dengan pakaian yang  sudah ganti.
Dengan baiknya pacar gue berkata " Mau pulang bareng aku gak ? "
" Makasih ya tawarannya, tapi hari ini aku mau pulang bareng bunga " jawab gue
" Yaudah keparkiran bareng-bareng aja yuk "


Didalam perjalanan menuju rumah si bunga
" Eh itu fulan " kata si bunga yang melihat si fulan berhenti dipinggir jalan sambil mengotak-ngatik handphone nya, dengan memberi satu kali klakson kami pun berlalu.
Tapi ternyata saat gue konsentrasi membawa kendaraan beroda dua kesayangan gue yang gue kasih nama biru sayang itu (lebay mode on), ternyata si fulan melambaikan tangan nya kearah kami.
Si bunga ngomong,
" Nah pakek dadah-dadah lagi si fulan " sambil tertawa lebar
" iyatah? " Tanya gue yang gak liat.
Jelas aja gue gak liat orang pandangan gue kedepan dan sang pacar berada dibelakang motor gue yaaa jelas yang melihat itu hanya orang yang gue bonceng si bunga tepatnya.
" iya sambil senyum-senyum fulan nya "


Hati gue saat itu sedikit galau, gak tau apa maksud dari pacar gue itu, kenapa dia melambaikan tangan , apa lambaian itu buat gue atau buat si bunga.

Gue makin heran kalo lambaian tangan itu buat gue masa iya dia gak ngerti percuma dia ngelambaiin tangan toh pandangan gue juga kedepan dan gak mungkin liat dia yang berada dibelakang, tapi dengan oon nya gue saat itu, karena gak mau masalah gue antara pacar bertambah gue putusin untuk tidak bertanya kepada siapa dia melambaikan tangan.

Tanggal 10januari2011 kami putus baik-baik, awalnya gue hanya minta break karena ingin konsentrasi belajar dalam menghadapi  semester  dua  tapi ternyata si fulan menginginkan lebih yaitu putus.
Yaahh mungkin dia juga udah mulai jenuh berhubungan sama gue , dan gue sadar diri  . hihihi
Hari-hari gue jalani lagi tanpa pacar. Gue dengan si fulan pun putus hubungan (lostcontac) walaupun di sekolah gue dan fulan masih sering banget berpapasan tapi mungkin karena  sama-sama saling memendam perasaan yang pahit di masa lalu,  jadi gue dan dia serasa gak pernah kenal apa lagi pacaran.
Lumayan menyiksa batin dengan keadaan yang begitu, tapi yasudahlah gue percaya seiring waktu keadaan akan mencair dengan sendirinya meskipun gak akan seindah yang kemarin , hehehe
 Terakhir gue denger dia lagi naksir sama temen gue, sebut saja dia " Sayu " tapi kabarnya si cewek gak nerima permintaan menjadi pacarnya si fulan, malah kabar yang gue terima itu katanya si sayu nolak mentah-mentah karena dia gak suka pacaran dengan status mantan seorang temennya sendiri yaitu gue, yaampun padahal gue gak papa loh sayu , hehehe .
Perasaan iba mengahmpiri gua dalem hati kasian fulan pasti kecewa banget.
 Gara-gara di tolak mentah-mentah dengan si sayu ternyata petualangan percintaan fulan si mantan gue gak berhenti sampai situ aja, dia mulai mendekati bunga temen satu ekskul yang gue ceritain tadi .
Dari balas-balasan wall di facebook sampai like-like status dilakukan mereka persis kayak saat si fulan PDKT sama gue dulu, hahaha
*dulu sih belum jamannya twitter atau sosmed yang lain*
Kalo kata orang sih cara lama alias jadul , hehehe


Berita terakhir  dari cerita temen gue yang lain kalo mereka sudah jadian dan ngeliat si bunga dan si fulan mojok berduaan di sekolah didepan lab computer sekolah, mesranyaa mereka . hahaha
*dalem hati sih sakit, nelen ludah sendiri*


Dari kisah yang gue alamin itu gue mulai pilih-pilih temen buat curhat atau sekedar hang out karena dulu gue adalah tipe orang yang gak pernah pilih temen kalo mau curhat dimana ada orang yang menurut gue deket yaaa gue curhat aja sama mereka, sedikit kurang ada privasi di kehidupan gue hehehe. 


Meskipun si fulan itu hanya sebatas mantan gue tapi gue tetep ngerasa hati gue sakit. Karena bagi gue si bunga telah mengkhianati gue dan megkhianati pacar nya (gemilang) yang gue denger dia dan gemilang belum resmi putus walaupun hubungan mereka gantung.
Ngeri yaa ..
Padahal sebelumnya gue pernah cerita ke bunga kalo gue belum bisa lupain si fulan .
Tapi ternyata dibalik itu semua mereka saling menyukai, walaupun sakit untuk gue .
Tapi walaupun gue merasa terkhianati oleh meraka gue gak akan pernah dendam sama mereka, dan gue janji cuma akan mengambil pelajaran dari kisah gue ini. *Sok melo dan bijak gini gue* hahaha


Intinya pelajaran dar cerita gue ini adalah..


Gak selamanya SAHABAT itu baik, ada kalanya mereka membuat kita sakit, dan seharusnya jangan karena cowok kita menyakiti sahabat sendiri .  Sedangkan untuk cowok-cowok jangan cuma karena nafsu sesaat untuk memiliki cewek yang kita sayang, kita malah NGERUSAK hubungan persahabatan nya.  Kalo kita sayang sama seseorang cintai juga apa yang mereka punya seperti sahabat nya.



---- Terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca ----